Selasa, 31 Desember 2013

KISMET

Kismet

Kismet adalah program scaning  sinyal wifi yang biasa digunakan untuk mendeteksi jaringan yang tersembunyi. Kismet juga merupakan tool yang digunakan untuk melakukan penyadapan, kismet hanya berlaku di OS linux.

Keunggulan dari kismet
1.    mendeteksi hospot atau sinyal wifi yang tersembunyi
2.    mendeteksi ip adress dari hostpot

Fungsi Kismet
-    Untuk mendeteksi dan melihat semua jaringan nirkabel yang terbuka, serta Wireless Network yang tidak menggunakan SSID. Dengan menggunakan tool ini maka dalam hitungan menit kita bisa mengidentifikasi jaringan disekitar.
-    Untuk melihat paket-paket data yang keluar masuk di sekitar kita. Selain itu juga untuk melihat HotSpot di sekitar.

Kismet juga disebut salah satu tool yang digunakan untuk melakukan penyadapan, kismet berjalan di OS Linux. Tool ini bersifat pasif. Berikut cara-cara yang bisa digunakan untuk menjalankan kismet.

Install Kismet 
Untuk instal kismet terlebih dulu ketikkan di console :
#sudo apt-get install kismet

Setelah proses instalasi selesai, kita setting kismetnya agar dapat berfungsi :

sudo gedit /etc/kismet/kismet.conf
 
Selanjutnya cari " source=type,interface,name[,channel] " dan ganti menjadi " source=ipw3945,eth1,addme (your capture source) " nah untuk mengetahui type harware wirelles card anda ketikkan di console "lspci". 
 
Setelah proses diatas selesai lalu save, 
Dan untuk memulai aplikasi kismet hanya tinggal menuliskan printah di console :  
#sudo kismet
 
Untuk mematikan server kismet Anda perlu menulis Q modal dan untuk mematikan mode monitor kartu nirkabel Anda ketikkan :
#sudo iwconfig eth0 mode managed

Beberapa perintah cepat di Kismet :
Key— Action
e— List Kismet servers
z— Toggle full screen zoom of network view
m— Toggle muting of sound and speech
t— Tag (or untag) selected network
g— Group tagged networks
u— Ungroup current group
c— Show clients in current network
L— Lock channel hopping to the current network channel
H— Return to normal channel hopping
+/- — Expand/collapse groups
^L— Force a screen redraw.

POPUP WINDOWS
h— Help (What you’re looking at now)
n— Name current network
i— Detailed information about selected network
s— Sort network list
l— Show wireless card power levels
d— Dump printable strings
r— Packet rate graph
a— Statistics
p— Dump packet type
f— Follow network center
w— Track alerts
x— Close popup window
Q— Quit





NetStumbler

NetStumbler
  
NetStumbler Merupakan tool yang komplit yand dapat berfungsi untuk mendeteksi sinyal wireless yang berada dalam jangkauan device wireless kita, bahkan bisa menangkap sinyal yang lebih jauh dari pada yang dapat ditangkap oleh device wireless standar.




ada 2 AP yang terdeteksi oleh NetStumbler dengan masing masing AP diawali dengan simbol Kunci Gembok (indikator bahwa AP tersebut memiliki system security WEP/WPA) dan dibedakan dengan warna yang menunjukkan jangkauan dari AP tersebut. Hijau berarti sinyal bagus, Kuning berarti sinyal kurang bagus, Merah berarti sinyal sangat lemah sekali. Ini dapat kita kita buktikan dengan melihat grafik dari sinyal tersebut dengan cara mengklik pada Tree Menu [Channel] untuk meng-expand sub menu, klik pada nomor channel, dan klik MAC address dari AP yang ingin kita lihat grafiknya





Pada contoh diatas, kita melihat bahwa ada 2 AP yang berada dalam channel yang sama yaitu channel 6 (2.437 Ghz) yang berarti bahwa kemungkinan untuk terjadi interference sangat besar. Sehingga jika kita adalah seorang Network Administrator, sangat disarankan untuk merubah channel yang kita gunakan antara channel 1 (2.413 Ghz) atau 11 (2.462 Ghz). Karena untuk koneksi nirkabel, channel 1, 6, 11 adalah channel yang paling bagus. Tetapi jika ketiga channel tersebut tidak memungkinkan, kita tetap bisa menggunakan channel lainnya.