Selasa, 04 Juni 2013

Arsitektur Jaringan Komputer



ARSITEKUR JARINGAN KOMPUTER

1.      Arsitektur Fisik
      Adalah bentuk jaringan  yang berkaitan dengan susunan fisik sebuah jaringan komputer, arsitektur fisik     biasa dikenal dengan topologi jaringan.
2.  Arsitekur Logic
     Adalah bentuk jaringan yang berkaitan dengan logika hubungan masing masing komputer dalam jaringan
Bentuk-bentuk arsitektur jaringan komputer secara fisik:
1.      Arsitektur Fisik/Topologi Bus
2.      Arsitektur Logic/Topologi Ring
3.      Arsitektur Fisik/Topologi Star
Pada Arsitektur fisik bus seluruh komponen dalam jaringan terhubung pada seluruh bus/jalur komunikasi data/kabel. Komputer-komputer tersebut berkomunikasi dengan cara mengirim & mengambil data disepanjang bus, topologi bus ini merupakan topologi jaringan paling sederhana & biasanya jaringan ini menggunakan media yang berupa kabel Coaxial.
Kabel Coaxial : - RG 62 A  -RG 58 A  - RG 8

Tipe Jaringan Komputer



TIPE  JARINGAN KOMPUTER

Menurut fungsi komputer pada sebuah jaringan, maka tipe jaringan komputer dibedakan menjadi 2 tipe yaitu:
1.      Jaringan peer to peer/ point to point, &
2.      Jaringan client – server

Jaringan Peer To Peer
            Pada jaringan per to peer setiap komputer yang terhubung pada jaringan dapat berkomunikasi dengan komputer-komputer lain secara langsung tanpa melalui komputer perantara, pada jaringan tipe ini sumber daya komputer terbagi pada seluruh komputer yang terhubung  dalam jaringan tersebut, baik sumber daya yang berupa perangkat keras/ perangkat lunak & datanya.
            Mengingat kondisi seperti diatas maka sebuah komputer yang terhubung dalam jaringan peer to peer pada prinsipnya mampu untuk bekerja sendiri sebagai sebuh komputer stand alone.  Untuk membangun jaringan seperti ini anda bisa menggunakan komputer-komputer yang memiliki kemampuan setara karena keamanan dalam jaringan tersebut diatur dan dikontrol oleh masing-masing komputer dalam jaringan tersebut.
            Tipe jaringan seperti ini sesuai untuk anda pergunakan dalam membangun sebuah work group  dimana masing-masing pengguna komputer bisa saling berbagi pakai penggunaan perangkat keras komputer, dan pada umumnya disitu tidak begitu diperlukan pengaturan keamanan data diantara anggota work group tersebut.

Jaringan Client- Server
            Berbeda dengan jaringan peer to peer, pada jaringan client-server terdapat sebuah komputer yang berfungsi sebagai server sedangkan komputer-komputer yang lain berfungsi sebagai client, sesuai namanya maka komputer server berfungsi dan bertugas melayani seluruh koputer yang terdapat dalam jaringan tersebut. Adapun bentuk pelayanan yang diberikan komputer server ini adalah:
v  a) Disk sharing, yaitu berupa penggunaan kapasitas disk secara bersama-sama pada komputer client
v  b) Print Sharing, yaitu berupa penggunaan perangkat printer secara bersama-sama
v  c) Penggunaan perangkat-perangkat lain secara bersama, demikian pula dengan data & sistem aplikasi yang  ada
v  d) Mengatur keamanan jaringan & data dalam jaringan
   e) Mengatur & mengontrol hak & waktu akses perangkat-perangkat yang ada dalam jaringan